+6281 911 911 301

Tips Merancang Website Bagi Pemula

Untuk anda yang baru saja menganal pemrograman website dan ingin mencari tahu bagaimana cara untuk merancang website dan apa yang perlu dipersiapkan sebelum mengaplikasikannya di coding website.

Pada artikel ini, saya akan berbagi sesuai pengalaman saya selama beberapa tahun ini sebagai seorang website development. Artikel ini akan menjelaskan kepada anda tahapan apa yang perlu anda persiapkan dan lakukan.

Jika anda adalah seorang mahasiswa teknologi informasi maka anda akan mengenal mata kuliah yang berfokus pada perancangan sistem. Pada mata kuliah tersebut anda akan diajarkan bagaimana merancang sistem mulai dari membuat skema kerja sistem sampai dengan perancangan database. Lalu bagaimana jika anda bukan mahasiswa teknologi informasi? Jawabannya akan saya jawab pada artikel ini.

Merancang sebuah website adalah hal yang susah-susah gampang dan sangat bergantung pada kompleksitas proses yang ada. Semakin sedikit proses yang bisa dilakukan oleh sebuah website maka akan semakin mudah dalam perancangan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam merancang sebuah website:

Software untuk Pembuatan website

Di dalam proses pembuatan website tentunya anda harus memiliki software atau perangkat lunak yang nantinya akan digunakan untuk pembuatan bait program dan menjalankannya dalam server lokal. Beberapa software yang harus dipersiapkan antara lain:

  1. XAMPP atau LAMPP (untuk pengguna linux) dimana software ini dapat mempermudah kita dalam menginstal beberapa program sekaligus seperti apache (website server) dan mysql (database). Dengan software XAMPP atau LAMPP anda tidak perlu menginstal apache dan mysql satu persatu melainkan semuanya sudah menjadi satu kesatuan.
  2. Text editor, untuk pemilihan text editor bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda. Anda dapat memilih text editor seperti notepad++, dreamweaver, atom, atau sublime text.
  3. Software pengolah gambar, di dalam mendesain website anda tentunya akan berhadapan dengan gambar untuk memperindah tampilan website. Anda dapat menggunakan beberapa software yang diperuntutkan untuk mengolah gambar seperti Paint, Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, CorelDraw, dan software pengolah gambar lainnya. Silakan anda sesuaikan dengan spesifikasi komputer dan kebiasaan anda dalam menggunakan software pengolah gambar.
  4. Browser untuk melihat hasil design website yang anda buat. Software ini tidak kalah penting dari software yang lain karena dengan software ini anda bisa melihat baik buruknya design website yang anda buat. Anda dapat memakai browser yang sering anda pakai untuk browsing di internet, mungkin seperti Google Chrome, Mozila Firefox, atau browser lain yang anda sukai.

Rancangan Lingkup Proses

Hal pertama yang perlu diketahui bagi developer website pemula adalah lingkup proses yang ada dalam website. Dari lingkup proses ini akan didapatkan beberapa hal yaitu alurnya seperti apa, input atau masukannya apa, dan output atau keluarannya seperti apa. Anda dapat membuatkan sketsa sederhana pada tahapan ini, sketsa ini akan menggambarkan kemana alur proses yang ada dalam website yang anda buat. Dengan memanfaatkan skema ini maka pengerjaan website anda akan lebih terarah dan saya yakin akan sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Rancangan database

Jika website yang anda buat adalah website yang terintegrasi dengan database atau yang sering disebut dengan website dinamis maka pemahaman dalam perancangan database sangat-sangat diperlukan. Sedangkan apabila website yang anda buat adalah website yang tidak terintegrasi dengan database atau yang biasa disebut dengan website statis, maka anda dapat mengabaikan bagian ini.

Perancangan ini sebenarnya terlihat sederhana namun dibeberapa kasus akan terlihat sangat menyulitkan apabila anda tidak mengetahui aturan-aturan dalam perancangan database. Dalam perancangan database kita dapat memakai data yang sebelumnya kita buat yaitu data lingkup proses, dimana pada data tersebut telah tersedia input atau masukan. Dalam perancangan database terdapat beberapa istilah penting yang perlu diketahui yaitu:

  1. Database secara sederhanya saya jelaskan definisi database yaitu kumpulan data yang disimpan sistematis dengan menggunakan aturan-aturan tertentu serta dapat diakses dan dikelola kembali dengan menggunakan program komputer yang di dalamnya telah di program query-query untuk pengelolaan data.
  2. Table seperti halnya tabel pada umumnya, tabel dalam database digunakan untuk menyimpan data, dimana tabel ini terdiri dari kolom (column) dan baris (rows). Setiap kolom pada tabel akan diberikan pengaturan tertentu disesuaikan dengan tipe data dan pangjang karakter masukan yang diizinkan.
  3. Primary Key atau kunci utama adalah karakter unik yang berada pada sebuah tabel dimana primary key ini tidak boleh sama dengan yang lain. Sebagai contoh pada sebuah tabel mahasiswa terdapat beberapa baris data yang salah satu kolomnya merupakan primary key dengan mengatur kolom tersebut menjadi autoincrement. 
    Nilai dari kolom primary key tersebut akan selalu berubah ketika melakukan penambahan baris, hal ini disebabkan oleh fungsi autoincrement yang dimiliki. Fungsi autoincrement bisa berjalan pada tipe data yang bisa ditambah 1, seperti integer atau double. Antara tipe data integer dan double memiliki perbedaan panjang karakter dimana integer hanya menampung maksimal 11 karakter angka sedangkan double mampu menampung hingga 20 karakter angka. Jadi anda dapat memilih tipe data sesuai kebutuhan yang anda miliki.
  4. Foregn Key atau kunci utama yang diletakkan pada tabel yang lain. Sebagai contoh terdapat id_prodi pada tabel mahasiswa, dimana id_prodi akan menjadi foregn key pada tabel mahasiswa dan id_prodi sekaligus merupakan primary key pada tabel prodi. Dalam hal ini tabel mahasiswa akan disebut mempunyai relasi dengan tabel prodi.
  5. Autoincrement atau peningkatan secara otomatis pada saat penambahan baris baru dalam sebuah tabel. Biasanya kolom yang diseting autoincrement menggunakan tipe data integer atau double, hal ini bertujuan agar bisa ditambah jumlahnya jika ada penambahan baris.
  6. Query adalah sekumpulan bait kode yang digunakan untuk mengelola data dalam database sehingga dapat digunakan sebagai informasi tertentu sesuai kebutuhan pengguna.
  7. Relasi adalah hubungan antar tabel yang secara umum ditandai dengan adanya primary key pada salah satu tabel. 

Pembuatan Design dan Pengkodingan

Setelah melakukan tahap perancangan dan persiapan bahan barulah kita melanjutkan ke tahap pembuatan design yang biasa disebut dengan pengkodingan. Pada bagian ini anda akan dihadapkan dengan bait kode program yang berkaitan dengan tampilan seperti HTML, XML, dan CSS serta bagi anda yang membuat website dinamis akan berhadapan dengan bahasa pemrograman Javascipt, PHP, Java, atau bahasa pemrograman lain.

Dalam pembuatan design website tentunya anda harus memperhitungkan faktor user friendy yang dimiliki oleh website yang anda buat. Faktor user friendly akan sangat mempengaruhi betah tidaknya pengguna dalam menggunakan website yang anda buat. Seperti contoh website dengan tampilan yang rumit ditambah pengaturan format konten yang tidak rapi yang disebabkan oleh spasi yang terlalu mepet, ukuran font yang terlalu kecil, dan tata letak yang sembraut akan membuat pengguna merasa kurang nyaman.

Usahakan dalam pembuatan design website, anda memberikan jarak ideal yang memisahkan bagian satu dengan bagian yang lainnya dan menggunakan spasi dan font yang sesuai. Dalam proses mendesing sebuah website perlu dilakukan latihan yang terus menerus, saya yakin nantinya kemampuan anda akan semakin meningkat dan karya anda akan semakin baik.

Baca juga: Tips Membuat Tampilan Artikel Web yang Nyaman untuk Dibaca

Selain membuat design untuk interface website, pada bagian ini anda akan mengintegrasikan tampilan dengan database yang ada (khusus bagi anda yang membuat website dinamis). Bagian inilah yang nantinya akan membutuhkan waktu yang lumayan lama dan butuh pemahaman yang cukup terhadap bait program (misal PHP), query database, dan alur sistem sehingga input yang dimasukkan mendapatkan output sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Testing (Pengujian)

Pengujian bait program atau pengujian fungsi sangat perlu untuk dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan apakah bait program yang kita buat sudah sesuai dengan perancangan yang ada. Proses pengujian ini dilakukan dalam dua tahap pengujian yaitu saat membuat koding dengan mengecek bait program agar sesuai dengan fungsi yang dikenal dengan white box testing, dan melakukan pengujian dengan langsung memberikan kepada pengguna untuk mencari kesalahan program yang didasarkan dengan kebiasaan pengguna pada umumnya atau yang dikenal dengan istilah black box testing.

Teknik pengujian secara white box atau black box biasanya dilakukan berurutan yaitu pengujian secara white box terlebih dahulu kemudian dilanjutkan ke pengujian secara black box. Hal ini dikarenakan pengujian white box dilakukan oleh seseorang yang memahami bait program sehingga secara otomatis saat pembuatan program si programer akan melakukan pengujian langsung kepada sistem yang dibuat, sedangkan pengujian black box bisa dilakukan oleh programer itu sendiri atau langsung diserahkan ke pengguna atau pihak lain yang mengetahui fungsi-fungsi dari sistem. Pengujian secara black box tidak lagi melihat bait program melainkan melihat fungsinya apakah sudah berjalan sesuai dengan kebutuhan atau belum.

Terkait dengan tatacara pengujian, pada bagian ini anda akan mencari error program mungkin dengan cara yang bertentangan dengan perancangan sistem. Sebagai contoh anda menguji form yang hanya bisa dimasukkan angka, anda akan mencoba memasukkan karakter yang bukan berupa angka. Jika pada saat uji coba tersebut didapatkan kesalahan seperti program tidak menampilkan pesan error saat masukan hanya angka yang kemudian dimasukkan masukan selain angka, maka anda harus memperbaiki kode program yang sebelumnya anda buat. Proses ini akan berulang hingga semua fitur sudah sesuai dengan perancangan yang dibuat.

Dari beberapa tahapan yang ada di atas, setiap bagian perlu anda pahami perlahan dan akan mengalir sesuai runtutan seperti yang saya jelaskan sebelumnya ketika anda sudah memahami konsep perancangan website khususnya dan perancangan sistem pada umumnya.

Demikian artikel tentang tips dan penjelasan terkait perancangan website, semoga bermanfaat untuk pembelajaran anda.

Artikel Terkait

begini cara mengelola website bagi pemula
Dipublikasikan
2 May 2018

Begini Cara Mengelola Website Bagi Pemula

Mengetahui cara mengelola website adalah salah satu syarat bagi admin website ataupun blogger. Ketahui lebih jauh cara mengelola web bagi pemula dengan mengunjungi artikel ini.
cara mempercepat load website
Dipublikasikan
29 Apr 2018

Optimasi Bagian Ini, Maka Load Website Anda Akan Lebih Optimal

Dengan mengetahui cara mempercepat loading website maka tahap awal optimasi website anda telah tercapai. Kunjungi artikel ini dan ketahui bagian mana yang perlu anda optimasikan.
peranan struktur data website
Dipublikasikan
15 Mar 2018

Peranan Struktur Data (JSON-LD dan Microdata) Bagi Mesin Pencari

Struktur data JSON-LD merupakan struktur data pada website yang direkomendasikan oleh Google. Ketahui lebih jauh peranan struktur data JSON-LD ini dengan mengunjungi artikel ini.
Analisa Kekuatan Web Kompetitor dengan SEOquake
Dipublikasikan
1 Jan 2018

Analisa Kekuatan Web Kompetitor dengan SEOquake

Mudahkan optimasi web anda dengan menganalisis kekuatan kompetitor menggunakan SEOquake. Tools ini sangat mudah untuk dipakai dan menampilkan informasi yang cukup lengkap.
Cara Memasang Plugin Komentar Facebook di Website AMP
Dipublikasikan
15 Nov 2017

Cara Memasang Plugin Komentar Facebook di Website AMP

Anda kebingungan dengan cara menerapkan facebook komen di AMP? Berikut adalah penjelasan lengkap terkait penerapan facebook komen di AMP.
Membuat Tampilan Artikel Web yang Nyaman untuk Dibaca
Dipublikasikan
4 Oct 2017

Tips Membuat Tampilan Artikel Web yang Nyaman untuk Dibaca

Saat ini anda sedang membuat artikel website? anda dapat membaca artikel ini sebagai referensi.